- Saham Asia memulai 2021 dengan IMP yang optimis dari Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia.
- Jepang menggoda keadaan darurat, IMP Manufaktur Caixin Tiongkok mereda pada bulan Desember.
- Selandia Baru mengumumkan pembatasan perbatasan, NYSE mengatakan akan menghapus saham Tiongkok.
Ekuitas Asia diperdagangkan positif selama hari perdagangan pertama tahun 2021 karena angka aktivitas utama dari anggota utama mengatasi kekhawatiran virus Corona (COVID-19) dan pergolakan AS-Tiongkok selama pagi hari ini. Sementara menggambarkan mood, indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang kembali menyentuh rekor tertinggi dengan kenaikan lebih dari 1,0% sementara Nikkei 225 Jepang turun 0,50% pada saat ini.
Meskipun IMP Manufaktur Caixin Tiongkok turun pada bulan Desember, angka IMP dari Jepang, Indonesia, dan Korea Selatan menunjukkan pemulihan jumlah aktivitas selama akhir tahun 2020. Yang juga mendukung mood adalah berita bahwa Nancy Pelosi terpilih kembali sebagai Ketua DPR AS. Pelosi telah menjadi pendukung besar uang mudah dan dengan Demokrat kemungkinan akan mengambil kembali kendali Gedung Putih, para pedagang mencium lebih banyak uang di pasar selama 2021.
Di sisi lain, Jepang siap menghadapi keadaan darurat satu bulan di tengah lonjakan jumlah COVID-19, sementara Korea Selatan akan memperluas larangan pertemuan lebih dari empat orang sebagai tindakan perlindungan. Lebih lanjut, Selandia Baru memperketat kontrol perbatasan dan Skotlandia siap untuk penguncian baru mulai hari ini.
Selain itu, perbincangan seputar penghapusan daftar tiga perusahaan telekomunikasi Tiongkok teratas dari New York Stock Exchange (NYSE) memperbaharui ketegangan antara Beijing dan Washington sedangkan kekhawatiran geopolitik yang berasal dari Iran adalah kekhawatiran ekstra yang harus diatasi.
Dengan latar belakang ini, S&P 500 Futures bergoyang di sekitar rekor tertinggi yang pekan lalu sedangkan saham di Australia naik lebih dari 1,40% tetapi NZX 50 Selandia Baru tetap lesu dengan kenaikan kecil di tengah kekhawatiran baru COVID-19. Saham Tiongkok memangkas kenaikan awal sesi Asia sementara KOSPI Korea Selatan menjadi pemenang regional dengan kenaikan lebih dari 2,0% pada saat ini.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发