Grafik suku bunga yang ditawarkan antar bank London (LIBOR) berjangka yang dicuitkan oleh Robin Brooks, Kepala Ekonom di Institute of International Finance, menunjukkan bahwa pasar memperkirakan "kenaikan" harga untuk kawasan kaya komoditas seperti Kanada dan Australia hingga akhir 2023.
Kenaikan mengacu pada kenaikan suku bunga oleh bank sentral setelah periode tidak ada perubahan.
Data tersebut menunjukkan kepercayaan pada pemulihan yang sedang berlangsung dalam siklus manufaktur global. Ekonomi global secara luas diperkirakan akan bangkit kembali pada tahun 2021 dan 2022 karena vaksin virus corona.
Namun, Jepang dan Zona Euro yang menghadapi risiko deflasi yang meningkat diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada rekor terendah untuk waktu yang lama.
"Tema diferensiasi ini benar-benar akan berjalan begitu kita memiliki vaksinasi yang tersebar luas," kata Brooks.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。


暂无评论,立马抢沙发