(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia Senin (15/3/2021) bergerak konsolidasi setelah mencapai posisi tertinggi 9 bulan lebih akhir pekan lalu dan secara teknikal berada di area overbought. Pair berusaha bergerak gain merespon pembukaan bursa saham Asia yang positif dan juga indeks bursa berjangka AS.
Yen berusaha rebound merespon rilis data pesanan mesin Jepang yang pulih dari perkiraan penurunan -5.5% MoM dan -0.2% YoY ke angka -4.5% dan + 1.5% masing-masing. Data tersebut mendukung rumor terbaru seputar rencana Bank of Japan (BOJ) mendatang untuk menurunkan target pembelian ETF enam triliun yen.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak koreksi di awal pasar uang Asia setelah menguat sesi sebelumnya. Dolar AS yang sempat dibuka menguat, melemah kembali merespon turunnya yield obligasi dan bangkitnya sentimen perdagangan aset risiko.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak lemah, pair yang berada di posisi 109.12 sedang turun kembali mendekati pivot sebelum meluncur ke S1 dan juga S2. Namun jika berbalik arah, pair akan naik ke posisi 109.14 dan jika tembus lanjut ke posisi R1 dan juga R2.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
已编辑 15 Mar 2021, 13:11
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发