
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu, (7/4/2021).
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, pergerakan IHSG sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya jelang rilis data ekonomi cadangan devisa.
Selain itu, aliran dana investor asing secara year to date menjadi penopang kenaikan IHSG. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi beli investor asing mencapai Rp 9,97 triliun secara year to date hingga penutupan 6 April 2021.
"IHSG masih berpotensi bergerak pada zona hijau. IHSG akan bergerak di kisaran 5.827-6.088," tulis dia dalam catatannya.
Sementara itu, kepala riset PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menuturkan, IHSG berpotensi menguat secara teknikal. IHSG akan berada di kisaran kisaran 5.962-6.093.
Sebelumnya, IHSG naik 0,54 persen ke posisi 6.002 pada perdagangan Selasa, 6 April 2021. IHSG bertahan di zona psikologis 6.000 pada akhir sesi perdagangan.
Sektor saham tambang, properti menjadi pendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi perdagangan saham.Lanjar menuturkan, berbaliknya saham-saham konstruksi setelah pada perdagangan sebelumnya terteken cukup dalam menjadi faktor utama.
"Saham-saham yang related dengan Indonesia Battery Corporation naik setelah Mentri BUMN memastikan kerjasama pengembangan proyek pabrik listrik aliasa EV battery dengan Tiongkok. Selain itu laporan laba yang melonjak dibeberapa perusahaan tambang menjadi trigger positif," kata dia.
Saham Pilihan

Untuk pilihan saham yang dapat dicermati, Lanjar memilih saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).Selain itu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Lalu ada saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT).
Sedangkan William memilih saham JSMR, BBNI, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Diunggah ulang dari Trader Harian, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发