Usai 2 Tahun Jadi Pegawai BUMN, Begini Nasib Manajer Kopdes Merah Putih

avatar
· 阅读量 560
Usai 2 Tahun Jadi Pegawai BUMN, Begini Nasib Manajer Kopdes Merah Putih
Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Jakarta

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan perihal status manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih usai masa kontrak selama dua tahun selesai. Dalam dua tahun manajer Kopdes akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara selesai.

Ferry membuka opsi agar para manajer Kopdes Merah Putih yang selesai kontrak menjadi pegawai di Kemenkop.Statusnya, para manajer tersebut akan menjadi pegawai Kemenkop dengan tugas penempatan di Koperasi Desa/Kelurahan.

"Kalau statusnya, karena ini sekarang di BP BUMN, tetapi nanti setelah 2 tahun itu akan menjadi penempatan di koperasi. Kita sih berharapnya di Kementerian Koperasi, tetapi masih akan kita bahas lagi," ujar Ferry dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Nasib Gaji Manajer Kopdes Merah Putih di Tangan Purbaya

Ferry menjelaskan opsi yang sedang digodok para manajer Kopdes Merah Putih ini tidak diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) usai kontrak berakhir dengan Agrinas. Namun, status kepegawaiannya akan bersifat kontrak di Kemenkop."Bukan (ASN), PKWT," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Adapun para manajer Kopdes Merah Putih, lanjut Ferry, harus mampu memahami model bisnis koperasi dari kegiatan usaha yang dijalankan. Setidaknya ada sejumlah unit usaha yang akan dimiliki Kopdes Merah Putih, seperti gerai sembako, gerai obat, klinik, hingga pergudangan.

Tak hanya itu, manajer Kopdes Merah Putih juga diharapkan mampu membangun relasi usaha hingga mencari sumber pembiayaan untuk mendukung pengembangan koperasi di daerah.

"Bahkan mengarahkan Koperasi Desa Merah Putih baik untuk kegiatan pengembangan usaha, kegiatan pencarian sumber-sumber pembiayaan dan kemudian membangun hubungan relasi usaha," jelas Ferry.

Manajer Kopdes Dapat Sertifikasi
Lebih lanjut, para manajer Kopdes Merah Putih yang telah direkrut akan mempunyai kompetensi yang profesional. Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) akan menandatangani naskah skema sertifikasi khusus bagi manajer dan bendahara Kopdes Merah Putih.

Ferry mengatakan langkah ini sebagai upaya memastikan operasionalisasi Kopdes dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan, termasuk aspek Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca juga: Wamenkop Jamin Seleksi Manajer Kopdes Tak Ada Titipan Orang Dalam!

"Kemenkop bersama BNSP merasa perlu untuk memastikan para manajer dan bendahara betul - betul didampingi dan dilakukan pembinaan yang didukung dengan penerbitan sertifikat atas jabatan tersebut," kata Ferry.

Setelah pendidikan sertifikasi profesi yang akan dilakukan bagi 30 ribu Manajer KDKMP, Kemenkop dan beberapa pihak terkait lainnya akan melanjutkan dengan memberikan pembekalan pendidikan yang terintegrasi kepada para bendahara KDKMP. Dengan keberadaan manajer dan bendahara yang tersertifikasi kompetensinya diharapkan dapat memperbesar peluang bisnis KDKMP tumbuh berkembang dan beroperasi dengan baik.

"Diharapkan manajer (dan nanti dilanjutkan bendahara) ini mampu memahami karakteristik dari usaha yang akan dijalankan koperasi, dan harus punya tanggung jawab untuk memastikan berjalannya usaha di koperasi," tambah Ferry.

Skema sertifikasi ini menjadi standar nasional, mulai dari kompetensi manajerial, operasional usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran, hingga tata kelola koperasi. Sertifikasi bukan sekadar formalitas, tetapi jaminan bahwa pengelola koperasi memiliki kompetensi yang terukur, teruji, dan berkelanjutan.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menambahkan manajer KDKMP yang direkrut tersebut tidak boleh asal siap kerja, tetapi harus memiliki kompetensi yang mumpuni. Karena itu, pelatihan terstruktur akan dilaksanakan selama 15 hari atau 90 jam pelajaran di Komando Latihan (Kolat) Kementerian Pertahanan.

"Saat ini tahapannya adalah rekrutmen kemudian nanti akan ada pendidikan selama sekitar 1,5 bulan termasuk pendidikan kebangsaan dan nanti ada sertifikasi untuk penyiapan kompetensi manajer yang profesional karena kita punya tujuan agar KDKMP ini bisa menjadi pusat ekonomi masyarakat," ujar Farida.

(rea/hal)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest