avatar
· 阅读量 214
Dominasi Dolar AS Masih Kuat, Apa Efeknya ke Pasar Derivatif Valas? Dolar AS terus menguat di tengah kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian perang Timur Tengah dan potensi berakhirnya era suku bunga rendah serta ancaman kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral akibat tekanan geopolitik & ekonomi global. Pada pembukaan perdagangan, Senin (04/05/2026), Rupiah melemah ke level Rp 17.320 per Dolar AS. Dimana kondisi ini tidak lepas dari kondisi pasar di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global yang menyebabkan investor mencari aset lindung nilai seperti Dolar AS dan menekan nilai Rupiah. Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Budi Susanto mengungkapkan konsensus pasar yang memperkirakan kondisi tekanan terhadap Rupiah ini terus menurun seiring dengan tren pelemahan indeks Dolar AS hingga akhir tahun 2026 sehingga diharapkan penguatan Rupiah dapat terjadi. Saat ini kondisi volatilitas yang masih tinggi membuat kebutuhan hedging atau lindung nilai masih sangat tinggi guna melindungi aset maupun transaksi.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 4
avatar
oooh
avatar
Waduuh
avatar
😱😱
avatar
Parah ni

-THE END-

  • tradingContest