
Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan meneruskan momentum penguatannya dengan potensi tertahan pada perdagangan Jumat (4/6/2021). Pada penutupan Kamis (3/6/2021), IHSG menguat 0,99 persen ditutup menguat 59,94 poin ke level 6.091,51 dengan saham-saham BBCA, BBRI, DCII, BMRI dan CPIN yang memimpin penguatan hingga akhir sesi perdagangan.
Net capital inflow cukup besar terjadi pada pasar reguler sebesar Rp888,85 miliar dengan total investor asing melakukan net buy sebesar Rp1,15 triliun di semua pasar. Head of Research Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menuturkan optimisme akan data ekonomi yang menunjang pemulihan ekonomi Indonesia masih menjadi dorongan positif untuk ekuitas.
"Secara teknikal IHSG bergerak konfirmasi breakout MA50 dengan pergerakan momentum yang optimistis pada indikator RSI dan Stochastic," ujarnya dalam riset harian, Jumat (4/6/2021). Namun, pergerakan berpotensi menjenuh setelah overshoot resistance MA50 secara psikologis.
Dengan demikian, Reliance memperkirakan IHSG berpotensi bergerak tertahan di akhir pekan dengan support resistance 6.031-6.111. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; BSDE, INCO, CTRA, ACST, ADHI, ERAA, dan LPPF.
Di sisi lain, mayoritas indeks saham Asia kembali ditutup bervariasi. Pelemahan terjadi pada indeks HangSeng (-1,13 persen) dan CSI300 (-0,66 persen) dan penguatan pada indeks Nikkei (+0,39 persen) dan TOPIX (+0,84 persen) naik. Presiden AS Joe Biden mengumumkan rencana untuk mengubah larangan AS terhadap investasi di perusahaan yang terkait dengan militer China yang juga dapat memperluas pengawasan ke perusahaan yang lebih luas.
Diunggah ulang dari bisnis.com, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli
已编辑 04 Jun 2021, 14:53
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发