Dolar AS Tekan Euro, Bitcoin Anjlok 3%

avatar
· 阅读量 61
Dolar AS Tekan Euro, Bitcoin Anjlok 3%

Dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya di akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Volatilitas pasar mencapai level terendah karena investor menunggu data inflasi yang akan menjadi sinyal terhadap kebijakan Bank Sentral di seluruh dunia.

China, Eropa dan Amerika Serikat akan mengumumkan laju inflasinya pada minggu ini. Kemudian pertemuan Bank Sentral Eropa diikuti oleh pertemuan Federal Reserve AS minggu depan.

Pasar mata uang bergerak naik turun di antara harga tertinggi dan terendah berarti sebuah penurunan volatilitas. Indeks Volatilitas Mata Uang Deutsche Bank mencapai level terendah sejak Februari 2020.

“Semua mata uang utama mengalami reaksi yang tidak jelas saat mereka menunggu. Investor juga menunggu angka inflasi untuk melihat bagaimana ekonomi berjalan. Apakah mereka sangat panas dan, jika demikian, apakah itu berarti akan ada reaksi dari bank sentral secara global?” ujar Direktur Pelaksana Berjangka dan Valas TD Ameritrade, JB Mackenzie, dikutip dari Antara, Rabu (9/6/2021).

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya naik 0,14% pada 90,0731. Sementara euro turun 0,09% terhadap greenback menjadi USD1,2179.

Pound Inggris melemah 0,15% menjadi USD1,4155 dan dolar Australia merosot 0,21% menjadi USD0,7739, dengan keduanya terjebak dalam kisaran yang terlihat selama beberapa bulan terakhir.

Mata uang kripto lebih fluktuatif pada Selasa (8/6/2021), dengan Bitcoin terakhir turun 3,0% pada USD32.544 setelah mencapai terendah sesi di USD31.025, juga level terendah sejak 19 Mei. Ether turun 7,0% pada USD2.464,47.


Diunggah ulang dari okezone, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest