
Harga emas masih lanjut naik pada Jumat (13/08) petang, namun mengalami tren penurunan mingguan kedua berturut-turut. Investor sekarang menunggu langkah kebijakan moneter Federal Reserve AS berikutnya.
Harga emas berjangka naik 0,38% di $1.758,50 per troy ons pukul 13.20 WIB menurut data Investing.com dan juga turun 0,24% untuk sepekan hingga kini. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, turun tipis 0,05% di 92,987 tetapi tetap mendekati level tertinggi empat bulan pada awal minggu.
Data ekonomi AS terbaru, yang dirilis pada hari Kamis, menunjukkan indeks harga produsen tumbuh 1% bulan ke bulan di bulan Juli, kenaikan tahunan terbesar selama lebih dari satu dekade.
Namun, indeks harga konsumen yang dirilis sehari sebelumnya menunjukkan tekanan inflasi mencapai puncaknya, atau naik lebih rendah dari perkiraan 0,3% bulan ke bulan di bulan Juli. Hal ini mendorong harapan bahwa The Fed tidak akan memulai pengurangan aset atau menaikkan suku bunga lebih awal daripada yang diantisipasi.
Dengan pejabat Fed mengungkapkan pendapat yang berbeda sepanjang minggu tentang jadwal untuk kebijakan moneter yang lebih ketat, investor tetap khawatir bahwa tekanan inflasi dapat mendorong The Fed untuk menarik pelatuknya.
Sementara itu, data AS juga mengindikasikan 375.000 klaim pengangguran awal diajukan sepanjang minggu dan jumlahnya lebih rendah dari 387.000 klaim yang diajukan selama minggu sebelumnya.
Di logam mulia lainnya, perak terus naik 0,70% di 23,277, sementara platinum turun tipis 0,06% di 1.015,80 dan palladium sedikit turun 0,06% ke 2.624,25 pukul 13.24 WIB.
Diunggah ulang dari Investing, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
