
EUR/USD tetap berada di bawah 1.1650 di sekitar 1.1654, di bawah dari ketinggian selama 3 minggu. Dolar AS terus jatuh untuk hari ke 6 meskipun yields treasury AS menguat.
Pasangan matauang EUR/USD mengalami waktu yang sulit untuk mengkapitalisir melemahnya dollar AS dengan para investor terus teringat akan outlook yang dovish dari ECB.
Setelah naik ke level tertinggi dalam 3 minggu di 1.1670, pada hari Rabu, pasangan matauang ini mengakhiri hari dengan sedikit keuntungan di 1.1632 dan mulai mengarah turun ke 1.1600 dengan para investor memindahkan fokus mereka ke angka-angka inflasi dari area euro. Partisipan pasar memperkirakan Consumer Price Index (CPI) dan CPI inti tidak berubah di 3.4% dan 1.9%, berturutan, secara basis tahunan di bulan September.
Apabila angka CPI muncul sesuai atau lebih rendah daripada yang diperkirakan oleh para analis maka euro akan bisa mendapatkan tekanan bearish yang baru karena narasi bahwa inflasi hanya bersifat sementara dari ECB mendapatkan peneguhan.
Sementara itu, sentimen pasar tetap bagus dengan indeks utama Wall Street membukukan keuntungan yang mengesankan karena angka penghasilan perusahaan kuartal ketiga yang kuat dan menyebabkan dollar AS kehilangan daya tarik. Meskipun demikian, bertolak belakangnya kebijakan moneter ECB dengan the Fed kemungkinan akan tetap menjadi penggerak utama dari pergerakan EUR/USD di dalam jangka menengah.
“Support” terdekat menunggu di 1.1600 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1560 dan kemudian 1.1525. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1670 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1700 dan kemudian 1.1750.
Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
