
ILUSTRASI. Petugas medis dengan alat pelindung diri melakukan uji usap pada pelajar sekolah menengah di lokasi uji asam nukleat, menyusul kasus baru virus corona (COVID-19), di Fuzhou, provinsi Fujian, China, Rabu (15/9/2021). cnsphoto/via REUTERS
Kasus Covid-19 di China diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari mendatang. Seiring dengan meluasnya wilayah penularan virus tersebut. Pejabat dari Komisi Kesehatan Nasional China Wu Liangyou mengatakan, peningkatan jumlah kasus tersebut karena masuknya varian delta dari luar negeri.
Mi Feng, juru bicara komisi tersebut, menyatakan gelombang infeksi telah menyebar ke 11 provinsi dalam seminggu terakhir sejak 17 Oktober 2021 lalu. Sebagian besar menginfeksi orang - orang yang memiliki riwayat perjalanan lintas wilayah. "Saya meminta daerah-daerah yang terkena dampak pandemi Covid-19 untuk mengadopsi model darurat," kata Feng, dikutip dari Bloomberg, Senin (25/10).
Guna mengantisipasi penularan, pekerja medis sudah tiba di komunitas perumahan yang merupakan tempat karantina di Hohhot, Mongolia. Beberapa kota di provinsi Gansu, termasuk ibu kotanya Lanzhou dan Mongolia, telah menghentikan layanan bus dan taksi karena virus tersebut.
Pemerintah Ejina, sebuah kabupaten di bagian barat Mongolia dalam, meminta semua penduduk dan pelancong untuk tinggal di dalam rumah mulai Senin untuk menahan penyebaran virus corona.
China melaporkan 26 infeksi Covid-19 lokal baru yang dikonfirmasi pada hari Sabtu, termasuk tujuh di Mongolia dalam, enam di Gansu, enam di Ningxia, empat di Beijing, satu di Hebei, satu di Hunan dan satu di Shaanxi. Empat kasus tanpa gejala lokal lainnya dilaporkan di Hunan dan Yunnan. Penyebaran varian delta di Asia memperlambat upaya pemerintah untuk membuka kembali perekonomian mereka.
Tak berbeda jauh, penularan ibu kota China, Beijing juga meluas ke tiga distrik termasuk Haidian, pusat ilmiah, Pang Xinghuo. Lima kasus Covid lokal baru yang dikonfirmasi dan satu kasus tanpa gejala dilaporkan antara Sabtu hingga Minggu. Akibatnya, Beijing akan membatalkan acara maraton yang semula dijadwalkan pada 31 Oktober. Masyarakat juga dilarang mengunjungi atau kembali ke ibu kota saat ini.
Tak hanya China, Selandia Baru melaporkan 109 kasus virus corona baru pada Senin ini. Sebagian besar di kota terbesarnya, Auckland, mengalami hari kedua terburuk dari infeksi harian sejak pandemi dimulai.
Sumber: Kontan.co.id
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
