IHSG Berpotensi Sentuh 7.000? Simak Analisa Mirae Asset Sekuritas Indonesia

avatar
· 阅读量 333


IHSG Berpotensi Sentuh 7.000? Simak Analisa Mirae Asset Sekuritas Indonesia



Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 6.880 pada akhir tahun 2021. Dalam laporan bulanannya, Tim Riset Mirae Asset menyebutkan, IHSG berpotensi menyentuh level 6.880 pada akhir tahun 2021 dengan tingkat probabilitas 60 persen.


Mirae Asset juga memprediksi pada skenario bullish, IHSG dapat menembus 7.100 dengan kemungkinan 30 persen. “Sementara itu, pada skenario bearish dengan probabilitas 10 persen, IHSG akan berada di level 6.485 pada akhir tahun,” demikian kutipan laporan tersebut, Kamis (11/11/2021)


Laporan tersebut memaparkan, salah satu katalis positif untuk pergerakan pasar modal Indonesia pada bulan ini adalah pelonggaran PPKM ke level 1. Pelonggaran tersebut dilakukan seiring dengan menurunnya jumlah kasus virus Corona di Indonesia.


Penurunan level PPKM diyakini akan meningkatkan mobilitas masyarakat serta semakin menggairahkan aktivitas ekonomi Indonesia. Hal tersebut seiring dengan kegiatan pusat perbelanjaan dan transportasi publik yang boleh beroperasi dengan kapasitas penuh di Jakarta.


Selain itu, kebijakan tapering yang akan dilakukan The Fed diyakini tidak akan berdampak signifikan terhadap kondisi pasar modal domestik dan IHSG. Hal tersebut telah terlihat dari sejumlah indikator ekonomi seperti indeks manufaktur yang mencatat level tertinggi sepanjang sejarah. Lebih lanjut, aliran dana asing atau capital inflow ke pasar saham Indonesia juga terus terjadi ditengah derasnya sentimen tapering. “Secara year to date, Indonesia mencatatkan net foreign buy senilai Rp41,6 triliun,” demikian kutipan laporan tersebut.


Laporan tersebut juga menjelaskan, hasil laporan keuangan emiten pada kuartal III/2021 menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG. Hingga 9 November, sebanyak 22 dari 45 emiten yang menjadi konstituen indeks LQ45 telah merilis laporan keuangannya.


Dari 22 emiten tersebut, laba bersih perusahaan tercatat tumbuh 12,1 persen secara kuartalan. Sementara, secara year-on-year (yoy) laba bersih terpantau melesat 56,6 persen. Adapun, untuk bulan ini, Mirae Asset menjagokan saham-saham dari sektor perbankan, ritel, property, tambang batu bara, dan perkebunan.


Pada saham perbankan, Mirae merekomendasikan BBNI, BTPS, dan BJTM. Selanjutnya, pada sektor ritel dan properti, saham MAPA, BSDE, dan DMAS menjadi pilihan Mirae. Sementara itu, saham AALI dapat dicermati pada sektor perkebunan dan saham ITMG pada segmen tambang batu bara.




Sumber: bisnis


Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest