Wamendag Minta ICDX untuk Kembangkan Blockhain di Indonesia

avatar
· 阅读量 407


Wamendag Minta ICDX untuk Kembangkan Blockhain di Indonesia


Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga meminta seluruh pemangku kepentingan dalam perdagangan, seperti Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX) untuk mengembangkan sistem perdagangan digital guna meningkatkan perekonomian negara.


Ia mengatakan, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan dan mengembangkan perdagangan guna memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah tercapainya Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada 2020 lalu.


Jerry melanjutkan, Kementerian Perdagangan juga terus fokus untuk mengembangkan perdagangan secara digital. Perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang kian deras membuat sistem perdagangan digital menjadi amat penting untuk kemajuan perekonomian.


Ia mencontohkan, fenomena blockchain yang saat ini tengah populer dapat menjadi instrumen perdagangan yang baik apabila dikembangkan secara optimal. Untuk itu, ia meminta para pemangku kepentingan terkait, seperti ICDX, untuk turut terlibat dalam pengembangan tersebut.


“Kementerian Perdagangan, melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dapat turut membantu proses ini sebagai fasilitator,” katanya dalam Pembukaan Perdana Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia 2021, Senin (4/1/2021).


Adapun, ICDX berhasil membukukan catatan positif untuk perdagangan multilateral di tahun 2020 dengan nilai transaksi mencapai Rp18 triliun.


CEO ICDX Lamon Rutten mengatakan pertumbuhan signifikan ini menunjukkan berkembangnya minat para investor terhadap produk berjangka komoditi khususnya produk multilateral. Pandemi Covid-19 pun terbukti tidak menjadi hambatan.


"Sebaliknya, investor justru melihat peluang investasi pada perdagangan produk-produk multilateral ICDX,” katanya.


Sebagai kontrak spot multilateral forex pertama di Asia Tenggara, GOFX (Gold, Oil, Forex) telah mengalami pertumbuhan volume yang fantastis sejak diperkenalkan kepada publik di tahun 2018, tumbuh 1.991 persen pada 2020.


Rata-rata kenaikan volume transaksi mencapai sekitar 900 persen setiap tahunnya. Secara keseluruhan, transaksi GOFX ini turut berkontribusi secara signifikan dalam pertumbuhan volume transaksi multilateral di bursa ICDX.


Mendukung pertumbuhan tersebut, ICDX juga telah meluncurkan 6 kontrak derivatif baru di tahun 2020, yakni kontrak berjangka minyak mentah berbasis USD, kontrak spot emas berbasis rupiah, dan beberapa kontrak spot cross rate valuta asing.


Menyambut tahun 2021, ICDX menargetkan adanya peningkatan yang signifikan melalui pengembangan berbagai kontrak derivatif multilateral baru di tahun 2021, serta program edukasi dan literasi untuk berbagai kalangan, terutama generasi muda yang tertarik dengan pasar finansial.


ICDX juga akan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai partner dalam mengembangkan industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia.


Sumber: Bisniscom

Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli



风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest