
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berharap pada prospek yang lebih positif di 2021, Komisaris Utama PT HFX Internasional Berjangka Sutopo Widodo siapkan strategi dorong kinerja tahun ini.
Selain itu, perusahaan yang masuk dalam 10 besar pialang multilateral teraktif di Desember 2020 menurut Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) itu, menargetkan pertumbuhan jumlah investor 100% hingga 200% di tahun ini.
Adapun strategi yang disiapkan untuk menyambut 2021 yakni dengan memperbanyak galeri, meningkatkan sosialisasi dan edukasi baik secara online maupun offline ke setiap kota-kota yang ada di Indonesia.
Bahkan, selama tahun pandemi 2020 transaksi HFX justru mengalami peningkatan baik dari jumlah transaksi ataupun jumlah investor.
"Tahun 2020, total transaksi kami mencatatkan kenaikan 209%, dan pertumbuhan investor naik 48% dari capaian 2019," kata Sutopo kepada Kontan, Rabu (30/12).
Sutopo menjelaskan, capaian tersebut diperoleh karena, banyak investor yang melihat adanya peluang di market berjangka selama tahun pandemi. Hal tersebut tercermin dari banyaknya aktivitas di rumah, dan bertambahnya jumlah investor baru yang tertarik di bidang ini.
Ke depan, Sutopo menilai potensi bisnis bursa berjangka ke depan masih sangat besar, mengingat baru sekitar 0,5% hingga 1% dari penduduk Indonesia yang melakukan investasi trading trading di bursa berjangka. Ditambah lagi, prospek investasi pada bursa komoditi jga dianggap masih sangat positif, optimistis dan menjanjikan.
"Karena bisnis investasi ini anti krisis dan anti virus, sebab mempunyai 2 ways opportunities (2 arah), bisa long (buy) dan bisa short (sell)," tambahnya.
Sehingga, Sutopo menekankan disaat market sedang turun, investor dan trader tetap bisa mendapatkan keuntungan dengan melakukan posisi short alias sell.
Prediksinya, produk emas, valas EUR/USD dan GBP/USD masih jadi produk yang paling banyak ditransaksikan di 2021, seperti yang terjadi di 2020 lantaran mempunyai fluktutasi yang cukup tinggi dan banyaknya berita-berita fundamental yang mendukung kinerja komoditas tersebut.
Dicetak ulang dari KONTAN, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。