
Pasar forex dibanjiri oleh perusahaan-perusahaan yang menawarkan layanan trading, beberapa di antaranya telah memiliki izin dari regulator broker, banyak juga yang tidak. Ketika kalian masih awam dan dihadapkan pada memilih broker yang sesuai dengan kebutuhan, mungkin sulit untuk mengetahui mana broker yang teregulasi dan apa bedanya.
Dalam hal ini, trader seringkali dihadapkan dengan kegalauan antara lain:
- Apa itu regulator forex?
- Bagaimana cara mengenali broker teregulasi?
- Apa saja kerugian trading di broker yang tidak teregulasi?
Jika kalian sedang mengalami kebingungan soal cara memilih broker mengetahui fungsi regulator forex dan hubungannya dengan keamanan dana adalah langkah awal yang tepat. Dengan begitu, kalian bisa terhindar dari penipuan trading forex yang semakin marak.
Apa Itu Regulator Forex?
Tugas-Tugas Regulator Forex
Secara umum, pekerjaan regulator forex meliputi:
1. Pengawasan
Regulator forex bertugas untuk mengawasi para penyedia layanan jasa trading agar tidak dapat membuat klaim atau janji yang tidak realistis atau menyesatkan. Hal ini juga sebagai antisipasi agar trader tidak mengambil keputusan trading yang berisiko atau masuk ke posisi yang tidak sesuai.
2. Pemisahan dana klien (Segregated Account)
Peraturan ini mengharuskan semua simpanan disimpan secara terpisah dari rekening bank broker. Dengan adanya aturan tersebut, broker tidak dapat menggunakan dana klien untuk biaya operasional atau lainnya.
3. Pelaporan dan pengungkapan
Aturan ini memastikan klien broker mendapat informasi yang baik tentang status akun mereka dan risiko yang terkait dengan produk forex. Jika kalian ditawari sebuah produk trading atau broker yang belum dikenali, jangan ragu untuk menanyakan status regulasinya.
Batas ini memastikan klien mempertahankan tingkat risiko yang dapat diterima. Di Indonesia, leverage maksimal yang diperbolehkan adalah 1:200. Dengan demikian, broker yang teregulasi oleh Bappebti tidak mungkin menawarkan leverage yang terlalu tinggi kepada konsumen (misalnya 1:1000).
5. Persyaratan modal minimum
Pembatasan ini memastikan bahwa klien dapat menarik dana mereka kapan saja termasuk jika terjadi kebangkrutan broker.
6. Audit
Audit berkala memastikan risiko keuangan broker dapat ditoleransi dan tidak ada penyalahgunaan dana. Untuk tujuan ini, broker harus menyerahkan laporan keuangan dan kecukupan modal secara berkala.
Cara Mengenali Broker yang Diawasi Regulator Forex
Broker yang diawasi regulator forex akan menunjukkan nomor regulasinya di website mereka. Dari situ, kalian bisa cek ke website resmi regulator, apakah betul broker tersebut terdaftar atau hanya asal catut.
Kerugian Trading di Broker yang Tidak Diakui Regulator Forex
Tak heran, masih banyak trader yang tertarik menggunakan broker tidak teregulasi karena fleksibilitasnya lebih tinggi. Namun perlu diingat, jika kalian trading di broker tidak teregulasi dan mereka melakukan kecurangan, maka kalian tidak tahu harus melapor ke mana.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
暂无评论,立马抢沙发