Irak Setuju Perusahaan Negara Beli Saham ExxonMobil

avatar
· 阅读量 99

Irak Setuju Perusahaan Negara Beli Saham ExxonMobil

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Kabinet pemerintahan Irak menyetujui rencana pembelian saham perusahaan minyak dan gas multinasional, ExxonMobil Corp, oleh perusahaan milik negara. Setelah mendapat restu, Irak National Oil Co. (INOC) akan memulai proses akuisisi saham.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perminyakan Irak Ihsan Abdul Jabbar dalam sebuah pernyataan. Dilansir Bloomberg Kamis (6/1/2022), INOC telah membuat penawaran resmi ke ExxonMobil Corp. 

Melalui penandatanganan perjanjian, Exxon sepakat untuk menjual 32,7 persen sahamnya di ladang West Qurna-1 kepada perusahaan China, PetroChina dan CNOOC pada Januari tahun lalu. Namun kesepakatan itu gagal karena tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah Irak. 

West Qurna-1 adalah salah satu cadangan minyak terbesar di dunia dengan kapasitas cadangan mencapai 20 miliar barel. Untuk memulihkan cadangan tersebut, dibutuhkan investasi hingga miliaran dolar AS.

Exxon adalah salah satu perusahaan penambang minyak barat pertama yang diizinkan masuk ke Irak pada 2010. Saat itu negara Timur Tengah tersebut sedang berusaha membangun kembali industri energinya setelah jatuhnya Saddam Hussein dan konflik bertahun-tahun. 

Sebelumnya, minyak mentah Irak terlarang bagi sebagian besar orang asing selama sekitar 40 tahun. Namun karena berbagai faktor mulai dari kendala pasikan OPEC hingga ketidakstabilan politik yang sedang berlangsung membuat negara barat bisa melakukan eksplorasi di Irak. 

Dicetak ulang dari REPUBLIKA, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest