FTSE Kocok Ulang Penghuni Indeks, Bagaimana Nasib Saham RI?

avatar
· 阅读量 212

FTSE Kocok Ulang Penghuni Indeks, Bagaimana Nasib Saham RI?

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyedia data dan indeks pasar modal global, Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell melakukan penyesuaian (rebalancing) portofolio saham di pasar Asia Pasifik di luar Jepang dan China.

Beberapa saham, salah satunya saham emiten di Indonesia seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR), masuk ke daftar indeks ini.

Berdasarkan data yang dirilis oleh FTSE Russell, terdapat beberapa kategori indeks yang dijadikan acuan oleh investor global.

Dimulai dari indeks Large Cap, dari indeks ini anak usaha London Stock Exchange Group ini mengeluarkan INDF dalam jajaran emiten dengan kapitalisasi saham besar pada review periode ini.

Namun demikian, INDF dialihkan posisinya ke indeks Mid Cap atau saham-saham dengan kapitalisasi saham menengah.

Di indeks ini perusahaan milik grup Salim ini bergabung dengan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) yang juga baru saja masuk dalam indeks ini.

Lalu untuk indes dengan kapitalisasi saham kecil (Small Cap), terdapat tiga emiten di Bursa Efek Indonesia yang baru saja dimasukkan dalam indeks ini, yakni PT Indosat Tbk (ISAT), PT BRISyariah atau saat ini sudah bernama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP).

Masih dari indeks yang sama, FTSE Russell mengeluarkan saham PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) dari jajaran saham-saham tersebut.

Lanjut ke indeks berikutnya, yakni indeks Micro Cap. Terdapat enam emiten Indonesia yang baru saja dimasukkan dalam indeks ini.

Saham-saham tersebut antara lain PT Link Net Tbk (LINK), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), PT Acset Indonusa Tbk (ACST), PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) dan PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY).

Ada yang masuk tentu ada yang keluar. Dari indeks tersebut juga terdapat enam emiten Indonesia yang dihapuskan dari indeks tersebut.

Seluruh saham yang dihapuskan ini antara lain BRIS dan BBKP karena naik kelas, PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Untuk indeks-indeks lainnya, lembaga ini baru saja memasukkan saham MYOR ke indeks FTSE All World.

Lalu untuk indeks FTSE All Caps, beberapa saham seperti MYOR, ISAT, BRIS dan BBKP juga baru saja dikategorikan masuk dalam indeks tersebut. Namun saham SILO terpaksa terdepak dari indeks ini.

Untuk indeks FTSE Total Cap, saham MYOR, ISAT, LINK, IMAS, MARK, ACST, WIIM, dan JSKY baru saja dimasukkan.

Namun ini harus merelakan SILO, AGRO, INAF, SMBR dan GIAA harus rela dikeluarkan dari indeks ini.

Dicetak ulang dari CNBC INDONESIA, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

 

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest