
Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, ternyata telah menjual sebagian sahamnya di Facebook sejak November 2020 lalu. Penjualan saham ini dilakukan setiap hari kerja hingga mengurangi 9,4 juta sahamnya senilai US$ 2,8 miliar dalam setahun terakhir.
Zuckerberg, 37 tahun, telah mengurangi jumlah sahamnya di Facebook dari sebelumnya mencapai 28% saat IPO pada Mei 2021 kini menjadi sekitar 14% saja menurut Forbes.
Ia telah mengantongi uang sebesar US$ 2,1 miliar dari hasil penjualan sahamnya itu setahun terakhir dan sekitar US$ 200 juta dari hasil penjualan baru-baru ini setelah dipotong pajak.
Forbes memperkirakan, Zuckerberg dan organisasi filantropisnya, Chan Zuckerberg Initiative, yang ia dirikan bersama istrinya pada 2015, telah menjual lebih dari 132 juta saham Facebook senilai hampir US$ 15 miliar sejak 2012.
Zuckerberg mulai secara teratur menjual saham Facebook-nya pada tahun 2016 setelah dia dan istrinya menulis surat kepada putri mereka Maxima yang berjanji untuk memberikan 99% saham mereka selama hidup mereka untuk pendidikan dan penyembuhan penyakit.
Pada tahun 2018, CEO Facebook tersebut menjual saham senilai US$ 5,3 miliar sebagian besar melalui CZI. Kemudian, pada November 2019, Zuckerberg tiba-tiba berhenti menjual saham Facebook.
Zuckerberg, yang memiliki kekayaan US$ 127 miliar menjadikannya orang terkaya kelima di dunia, kembali menjual sahamnya pada 9 November 2020.
Forbes melaporkan bahwa sekitar 90% dari penjualan tersebut dilakukan oleh CZI - di mana total sekitar US$ 11 miliar saham telah terjual. Kelompok advokasi politik CZI menjual 103.000 saham Facebook yang tersisa akhir tahun lalu.
Dicetak ulang dari International Kontan, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
