Hacker Curi Mata Uang Kripto Senilai Rp 8,8 Triliun

avatar
· 阅读量 105

Hacker Curi Mata Uang Kripto Senilai Rp 8,8 Triliun

 Baru-baru ini, hacker tak dikenal mampu mencuri mata uang kripto senilai USD 611 juta atau setara Rp 8,8 triliun dari platform DeFi bernama Poly Network.

Poly Network sendiri adalah platform sistem moneter yang menggunakan blockchain publik (decentralized finance, DeFi) yang berbasis di Tiongkok.

Dikutip dari Bleeping Computer, hacker mengeksplotasi kerentanan yang memungkinkan mereka mengubah kepemilikan mata uang kripto di platform tersebut.

Setelah mengubah informasi kepemilikan, pelaku kejahatan langsung mentransfer aset mata uang kripto Binance Chain, Ethereum, dan Polygon yang dicuri ke wallet miliknya.

The Block mengatakan, nilai aset mata uang kripto senilai Rp 8.8 triliun yang dicuri ini merupakan aksi pertasan DeFi terbesar hingga saat ini.

Informasi, Poly Network merupakan platform kolaborasi yang dibuat oleh beberapa penyedia blockchain, yaitu Neo, Ontology, dan Switcheo.

Adapun layanan ini memungkinkan pengguna bertukar token di berbagai platform kripto, termasuk Bitcoin dan Ethereum.

Hacker Kembalikan Dana?

Lebih lanjut, Poly Network mencuit, mereka berencana untuk mengambil tindakan hukum dan menuntut pelaku untuk mengembalikan aset kripto yang dicuri.

Selang beberapa waktu cuitan di publish, Poly Network mengatakan, beberapa aset (USD 4,7 juta) telah dikembalikan oleh penyerang.

"Sejauh ini kami telah menerima total nilai aset kripto sebesar USD 4.772.297,675 dari pelaku pencurian," tweet Poly Network.

Perusahaan keamanan Blockchain, SlowMist, telah mengirimkan peringatan yang mengatakan mereka telah melacak ID pelaku peretasan.

Mereka mengklaim sudah mengetahui alamat email, informasi IP, dan sidik jari perangkat pelaku.

 

Dicetak ulang dari Liputan6, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest