
PT Asia Trade Point Futures (ATPF) sedang gencar menjaring nasabah mini account atau nasabah dengan nilai kontrak Rp 5 juta hingga Rp 10 juta dari trading daring (online).
Hal ini sejalan dengan strategi operasional perusahaan yang bergeser dari konvensional atau melalui sales menjadi transaksi mandiri melalui platform digital.
Analis Asia Trade Point Futures Andri Hardianto mengatakan, ATPF sudah fokus pada transaksi digital sejak satu tahun lalu.
“Memang masih terbilang baru oleh karena itu saat ini transaksi secara online secara nominal masih lebih rendah dari transaksi melalui introducing broker (IB) dengan melayani nasabah regular account,” ujarnya.
Namun, Andri mengatakan ke depan jika transaksi yang dilakukan melalui online masif maka transaksi tersebut juga bisa menghasilkan nilai yang menjanjikan.
Demi mendukung transaksi secara online, ATPF bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Bung Karno Jakarta mengadakan workshop trading, Selasa.
Dalam pelatihan tersebut tujuan utama ATPF adalah untuk mengedukasi dan di masa yang akan datang Andri berharap para mahasiswa kaum milenial yang melek teknologi juga melek berinvestasi forex maupun komoditas secara online.
Dicetak ulang dari Kontan, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
