Penghasilan dari Trading Wajib Dizakati? Ini Penjelasannya

avatar
· 阅读量 135

Penghasilan dari Trading Wajib Dizakati? Ini Penjelasannya

Seiring dengan makin mudahnya berinvestasi, banyak orang yang menjadikan trading saham atau forex sebagai sumber penghasilan. Pekerjaan sebagai trader memang halal-halal saja, tapi bagaimana ya perhitungan zakatnya?

Melansir NU Online, dalam kaidah fiqih, trading masuk dalam kategori tijarah (niaga). Imam Nawawi mendefinisikan tijarah sebagai suatu usaha membolak-balikkan harta, mengelolanya untuk maksud pengembangan/produktif. 

Para trader wajib mengeluarkan zakat apabila harta yang didapatkan sudah mencapai satu nisab, yakni jumlah minimal harta yang dimiliki bagi mereka yang sudah dinyatakan wajib mengeluarkan zakat. Nisab zakat niaga senilai 85 gram emas dengan tarif zakat sebesar 2,5% dan sudah mencapai satu tahun (haul).

Dalam ranah trading, kewajiban wajib zakat berlaku jika modal yang dipakai memang diniatkan untuk diputar selama satu tahun untuk trading. Jadi, kalau Anda trader musiman yang hanya memanfaatkan momen saja, misalnya setelah cuan kemudian saldonya diambil semua, kemudian trading lagi dengan harta yang baru, maka para trader jenis ini tidak wajib dikenai zakat karena faktor terputusnya haul dari modal yang digunakan.

Namun, ada catatan juga, apabila Anda trader musiman namun modalnya memang disiapkan secara khusus untuk modal trading, maka setelah satu tahun perputaran dan tercapai nishab, maka Anda wajib menzakatinya.

Dicetak ulang dari CNBCIndonesia, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 2
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest