Bareskrim Ungkap Modus Investasi Bodong Indra Kenz & Doni Salmanan

avatar
· 阅读量 118

Bareskrim Ungkap Modus Investasi Bodong Indra Kenz & Doni Salmanan

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto membeberkan modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan investasi ilegal melalui berbagai platform. Beberapa di antaranya terungkap setelah penyidikan kepolisian dilakukan terhadap kasus dugaan penipuan investasi ilegal melalui binary option atau opsi biner dengan tersangka influencer Indra Kesuma alias Indra Kenz dan Doni Salmanan.

"Munculnya skema ponzi, investasi bodong, penipuan investasi dan ragam model kejahatan ekonomi yang sangat merugikan masyarakat," kata Agus kepada wartawan, Kamis (10/3). Modus pertama yang diurai Agus ialah penipuan dengan menjanjikan keuntungan atau bunga tinggi atas modal yang disetorkan. Ia menerangkan bahwa biasanya penyedia jasa tersebut menawarkan pengelolaan investasi untuk beragam komoditi seperti property, saham, trading dan lainnya.

Padahal, kata Agus, pengelolaan dana investasi tersebut dilakukan secara ilegal dan fiktif. Kedua, terdapat juga sejumlah kasus penggelapan dana nasabah investasi yang tidak digunakan sesuai peruntukannya. Dia menuturkan, dana yang dihimpun tersebut nantinya malah digunakan untuk kepentingan pengurus.

Modus berikutnya ialah menggunakan model bisnis koperasi. Penghimpunan dana dilakukan bukan sesuai mekanisme koperasi sebagaimana diatur dalam Undang-undang, namun mereka melakukan kegiatan pengumpulan dana layaknya kegiatan perbankan.

Agus mengatakan, terdapat juga modus investasi yang menggunakan mesin seperti robot trading ataupun binary option alias opsi biner. Kejahatan keuangan tersebut menggunakan aplikasi artificial intelligence dan memanfaatkan bursa komoditi.

"Yang keduanya fiktif dan ilegal untuk menarik investor dan menyetorkan sejumlah dana tertentu untuk dijanjikan keuntungan yang lebih," jelas dia.

Diketahui, kasus dugaan investasi ilegal yang tengah mencuat ke masyarakat menggunakan modus opsi biner tersebut. Para investor tergiur usai platform itu dipromosikan oleh influencer yang memamerkan hartanya ke media sosial.

Dua tersangka kenamaan yang ditangkap dan ditahan oleh polisi adalah Indra Kesuma alias Indra Kenz serta Doni Kesuma. Keduanya meraup untung hingga puluhan miliar dari kerugian para membernya.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, mereka memanfaatkan medium pesan singkat telegram untuk mencari member dan berbagi informasi terkait opsi biner. Tercatat anggota dari para tersangka bisa mencapai lebih dari 20 ribu orang.


Dicetak ulang dari CNN Indonesia, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

 

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest