
SEPUTAR CIBUBUR - Kuasa Hukum korban DNA Pro yang tergabung dalam Paguyuban 007, Yasmin Muntaz menilai, beda pernyataan antara Bappebti dan Satgas Waspada Investasi terkait pengambilan dana (withdraw/WD) bikin member bingung.
Disatu sisi, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyebut tak melarang perusahaan memproses withdraw.
Disisi lain, Satgas Waspada Investasi (SWI) menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan operasional termasuk withdraw dilarang.
"Bappebti mengatakan tidak melarang perusahaan untuk memproses withdraw tapi pada satu kesempatan SWI mengatakan bahwa itu dilarang. Jadi agak bingung juga sebetulnya," kata Yasmin Muntaz beberapa waktu lalu.
Akibat beda pandangan itu, sejak awal DNA Pro disegel, para korban tak bisa melakukan withdraw atau menarik kembali dana investasi.“Ini membuat kami bingung,” kata Yasmin Muntaz.
Yasmin Muntaz juga meminta pemerintah tidak hanya jadi penonton namun perlu turun tangan membantu agar dana masyarakat bisa dikembalikan.
"Kami melihat pasca penyegelan, pemerintah tidak melakukan apa-apa yang berpihak kepada masyarakat dalam hal ini member. Karena member itu kan bagian dari masyarakat. Masyarakat mana yang mau dilindungi oleh pemerintah dari penyegelan?" kata Yasmin
DNA Pro adalah salah satu aplikasi Robot Trading yang diblokir pemerintah.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Markas Besar (Mabes) Polri telah menyegel kantor PT DNA Pro Akademi awal tahun 2022.
Saat ini sudah ada delapan tersangka yang ditangkap dan ditahan polisi. Total ada 12 tersangka, namun empat lainnya masih buron.
Salah satu tersangka yang ditangkap yaitu bos perusahaan robot trading DNA Pro, Daniel Abe. Ia ditangkap saat kembali ke Indonesia dari Turki.*
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
