NZD/USD TURUN SECARA VERTIKAL SEPERTI DOLAR AS MENGUAT DI DEPAN PMI MANUFAKTUR ISM

avatar
· 阅读量 94


 

 NZD/USD turun tajam mendekati 0,6140 di tengah penguatan dolar AS.

 Investor akan fokus pada IMP Manufaktur ISM AS dan data Pembukaan Pekerjaan JOLTS.

 Tingkat Pengangguran Selandia Baru diperkirakan akan naik menjadi 3,5% terhadap rilis sebelumnya sebesar 3,4%.

 Pasangan NZD/USD jatuh kembali dengan cepat ke dekat 0,6140 karena suasana pasar berubah hati-hati menjelang data ekonomi Amerika Serikat.  Aset Kiwi menghadapi tekanan jual di tengah penguatan Indeks Dolar AS (DXY) menjelang PMI Manufaktur yang akan dilaporkan oleh Institute of Supply Management (ISM).


 S&P500 diperkirakan akan dibuka dengan catatan bearish menyusul isyarat negatif dari futures semalam.  Tindakan khusus saham diperkirakan terjadi di ekuitas AS di tengah musim pendapatan perusahaan Q2.  Indeks Dolar AS naik kuat di atas 104,20 karena kekhawatiran resesi global semakin dalam.


 Ke depan, investor akan fokus pada IMP Manufaktur ISM AS dan data Pembukaan Pekerjaan JOLTS.  Sesuai perkiraan, IMP Manufaktur melonjak menjadi 46,5 dari rilis sebelumnya 46,0 tetapi tetap dalam fase kontraksi.  Indeks Pesanan Baru yang menunjukkan permintaan ke depan terlihat menurun ke 44,0 dibandingkan dengan rilis sebelumnya di 45,6.


 Sementara itu, data Pembukaan Pekerjaan JOLTS akan turun menjadi 9,62 juta dibandingkan rilis bulan Mei sebesar 9,824 juta.  Data ekonomi akan memberikan isyarat tentang permintaan tenaga kerja.  Pasar tenaga kerja AS menghadapi tantangan kekurangan tenaga kerja.  Lowongan kerja yang lebih tinggi akan meningkatkan permintaan tenaga kerja lebih lanjut.


 Di depan Dolar Selandia Baru, investor sedang menunggu data Ketenagakerjaan Q2, yang akan dirilis pada hari Rabu.  Sesuai perkiraan, pasar tenaga kerja Selandia Baru ditambahkan oleh gaji baru 0,5%.  Indeks Biaya Tenaga Kerja Triwulan terlihat naik sebesar 1,2% vs. rilis sebelumnya sebesar 0,9%.  Biaya Ketenagakerjaan yang lebih tinggi dapat meningkatkan tekanan inflasi lebih lanjut.  Tingkat Pengangguran diperkirakan akan naik menjadi 3,5% terhadap rilis sebelumnya sebesar 3,4%.


 Kenaikan indeks biaya tenaga kerja dapat mendorong Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest