EUR/USD TETAP DEFENSIF DI SEKITAR 1,1000 SEBAGAI DATA JERMAN PRODS ECB HAWKS, FED TALKS MUNCUL CAMPURAN

avatar
· 阅读量 120



 EUR/USD tetap absen setelah menghentikan pemulihan dua hari pada hari sebelumnya.

 Statistik Jerman yang suram menandai kesengsaraan resesi dan mendorong ECB menuju poros kebijakan.

 Pembuat kebijakan Fed tampak kurang meyakinkan tetapi imbal hasil obligasi Treasury AS berada di bawah Dolar AS dan membebani Euro.

 Pembacaan akhir data inflasi Jerman, neraca perdagangan AS untuk bulan Juni akan menghibur para pedagang Euro, inflasi AS adalah kuncinya.

 EUR/USD bergerak di sekitar 1,1000 pada jam-jam awal sesi Asia hari Selasa, setelah menyelidiki tren naik dua hari pada hari sebelumnya.  Perlu dicatat bahwa ketidakmampuan Dolar AS untuk mempertahankan kenaikan awal minggu kontras dengan kekhawatiran resesi dari blok tersebut, terutama disebabkan oleh data Jerman, yang mengganggu para pedagang Euro di tengah kalender yang tipis jelang angka inflasi papan atas minggu ini.


 Pada hari Senin, Keyakinan Investor Sentix Zona Euro meningkat ke -18,9 untuk Agustus dari -22,5 di bulan Juli, dibandingkan dengan konsensus pasar pembacaan -23,4.  Menyusul data tersebut, Direktur Pelaksana Sentix Patrick Hussy menyebut Jerman sebagai orang sakit zona euro sambil juga menambahkan, “Ekonomi di zona euro tetap dalam mode resesi.  Oleh karena itu, tidak ada kegembiraan tentang perkembangan ini.”


 Selanjutnya, angka Produksi Industri Jerman untuk bulan Juni turun menjadi -1,5% MoM versus -0,4% yang diharapkan dan -0,1% sebelumnya (direvisi) sedangkan angka yang disesuaikan secara non-musiman menandai penurunan 1,7% IP Jerman dibandingkan dengan 0,0% pembacaan sebelumnya.  Selama minggu lalu, cetakan data inflasi zona euro yang lebih lembut kontras dengan peningkatan angka pertumbuhan blok untuk memungkinkan Euro tetap lebih kuat.  Namun, perbincangan tentang suku bunga puncak Bank Sentral Eropa (ECB) dipicu oleh lembaga pemeringkat global Fitch Ratings dan membebani Euro setelahnya karena dikatakan pada hari Jumat bahwa penurunan inflasi Zona Euro membuat suku bunga ECB mencapai puncaknya.  Pada baris yang sama adalah artikel ECB yang menyatakan bahwa “inflasi yang mendasari kemungkinan memuncak pada paruh pertama tahun 2023.”


 Di sisi lain, Dolar AS tetap menguat pada Senin pagi setelah komentar hawkish dari Gubernur Federal Reserve (Fed) Michelle Bowman yang mengatakan bahwa kenaikan suku bunga tambahan kemungkinan akan diperlukan untuk menurunkan inflasi kembali ke target.  Namun, greenback turun setelahnya karena Presiden Fed New York John C. Williams mengatakan dia memperkirakan suku bunga dapat mulai turun tahun depan.  Pembuat kebijakan juga menyampaikan harapan untuk menyaksikan tingkat pengangguran yang sedikit lebih tinggi karena ekonomi melambat.


 Terhadap latar belakang ini, Wall Street mengakhiri hari Senin di sisi positif sambil memeriksa imbal hasil obligasi Treasury AS karena mereka mengkonsolidasikan penurunan tajam pada hari Jumat, yang pada gilirannya menempatkan dasar di bawah Dolar AS dan membebani EUR/USD.  Yang mengatakan, patokan imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun naik menjadi 4,10% pada saat berita ini dimuat.


 Ke depan, pembacaan akhir data inflasi Jerman untuk bulan Juli, menurut ukuran Indeks Harmonisasi Harga Konsumen (HICP), dapat menghibur pedagang EUR/USD menjelang angka perdagangan luar negeri AS untuk bulan Juni.  Di atas segalanya, Indeks Harga Konsumen (CPI) AS akan menjadi penting untuk diperhatikan untuk arah yang jelas karena taruhan pasar pada kenaikan suku bunga September Fed merana akhir-akhir ini.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest