Federal Reserve merilis risalah dari pertemuan 25-26 Juli.
Risalah tersebut menunjukkan sebagian besar pejabat Fed melihat risiko kenaikan "signifikan" terhadap inflasi.
Dolar AS naik moderat setelah risalah.
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) merilis risalah pertemuan bulan Juli, memicu reaksi terbatas di seluruh pasar keuangan. Menurut dokumen itu, sebagian besar pejabat federal reserve melihat risiko terbalik yang "signifikan" terhadap inflasi. Risiko tersebut dapat memerlukan pengetatan lebih lanjut. Dua pejabat lebih suka mempertahankan suku bunga stabil di bulan Juli.
Pada pertemuan Juli, seperti yang diharapkan, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,25%-5,50%, tertinggi sejak 2001, setelah jeda di bulan Juni. Risalah menunjukkan bahwa para peserta masih melihat pertumbuhan di bawah tren dan pasar tenaga kerja yang lebih lemah diperlukan untuk memulihkan keseimbangan ekonomi
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
