PASAR SAHAM ASIA: PERDAGANGAN CAMPUR MENGIKUTI POTONGAN TINGKAT PBOC, DUKUNGAN STIMULUS CINA DIPERHATIKAN

avatar
· 阅读量 118


 

 Pasar saham Asia diperdagangkan beragam setelah keputusan suku bunga People's Bank of China (PBoC).

 Bank sentral China memangkas Suku Bunga Pinjaman (LPR) satu tahun sebesar 10 basis poin (bps) menjadi 3,45% dari 3,55%.

 Investor akan fokus pada Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell Speaks di Simposium Jackson Hole.


 Pekan ini dimulai dengan kondisi yang kurang baik bagi pasar saham Asia karena Tiongkok memangkas Loan Prime Rate (LPR) selama satu tahun dengan margin yang lebih kecil dari perkiraan dan mempertahankan LPR selama lima tahun tidak berubah.


 Pada saat ini, Shanghai di Tiongkok turun 0,38% menjadi 3.120, Indeks Komponen Shenzhen turun 0,25% menjadi 10.432, dan Hang Sang Hong Kong turun 1,38% menjadi 17.703.  NIFTY 50 India naik 0,11%, Kospi Korea Selatan naik 0,52%, dan Nikkei Jepang naik 0,72%.


 Ekuitas China adalah pemain terburuk di kawasan ini pada hari Senin.  Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) memutuskan untuk memangkas Loan Prime Rate (LPR) satu tahun sebesar 10 basis poin (bps) menjadi 3,45% dari 3,55% dan mempertahankan LPR lima tahun tidak berubah di 4,2% pada hari Senin.  Perekonomian Tiongkok telah melemah akibat memburuknya kemerosotan properti, lambatnya belanja konsumen, dan menurunnya pertumbuhan kredit, sehingga mendorong seruan untuk langkah-langkah stimulus lebih lanjut oleh pemerintah.  Otoritas China, bagaimanapun, ragu-ragu untuk meningkatkan kebutuhan pinjaman negara.


 Di Selandia Baru, neraca perdagangan negara tersebut mencatat defisit sebesar $15,810 miliar pada bulan Juli YoY dibandingkan dengan defisit sebesar $-16,11 miliar pada bulan sebelumnya.  Ekspor turun menjadi $5,45 miliar di bulan Juli dari $6,18 miliar di bulan sebelumnya, sementara Impor meningkat menjadi $6,56 miliar dari $6,29 miliar sebelumnya.


 Pelaku pasar akan mengawasi Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell Berbicara di Simposium Jackson Hole pada hari Jumat.  Pidato tersebut dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi perekonomian dan indikasi apakah inflasi terkendali atau diperlukan kenaikan suku bunga tambahan untuk mengendalikan inflasi.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0
暂无评论。 来发表第一条观点吧。

  • tradingContest