USD/JPY memulihkan penurunan dua hari setelah Klaim Pengangguran Awal AS yang optimis.
Pedagang berspekulasi intervensi oleh otoritas Jepang untuk melindungi mata uangnya.
Pemotongan suku bunga PBoC dapat memberikan dukungan untuk membendung Yen Jepang.
USD/JPY menghentikan penurunan beruntun dua hari, melayang di sekitar 145,40 selama sesi Asia pada hari Senin. Pasangan USD/JPY mendukung data survei ketenagakerjaan dan manufaktur. Namun, pelaku pasar saat ini sedang mencari isyarat tambahan yang dapat memberi mereka pemahaman yang lebih jelas tentang arah Federal Reserve (Fed) AS terkait pengetatan kebijakan moneter.
Risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dari pertemuan Juli mengungkapkan perbedaan pendapat di antara anggota Fed mengenai kenaikan suku bunga. Sementara anggota tertentu memperkirakan bahwa suku bunga yang lebih tinggi dapat menyebabkan potensi kontraksi ekonomi, mayoritas pembuat kebijakan tetap berkomitmen untuk menurunkan inflasi dan mencapai target 2%.
Selain itu, trader berspekulasi tentang potensi intervensi otoritas Jepang untuk melindungi mata uang Jepang dari apresiasi lebih lanjut terhadap greenback. Langkah seperti itu dapat memengaruhi pergerakan harga pasangan USD/JPY, yang memengaruhi aksi harga secara keseluruhan.
Ketika People's Bank of China (PBoC) memangkas suku bunga acuan pinjaman satu tahun sebesar 10 basis poin (bps) pada hari Senin, mendorong permintaan kredit. Kemerosotan properti yang memburuk dan belanja konsumen yang rendah telah menimbulkan kekhawatiran atas pemulihan China, yang dapat menyebabkan lebih banyak stimulus kebijakan oleh otoritas China. Perkembangan ini dapat memberikan dukungan untuk membendung mata uang Jepang yang bergantung pada ekspor.
Selain itu, Simposium Jackson Hole tahunan selama seminggu akan menjadi pusat perhatian. Selama acara ini, para gubernur bank sentral, pakar kebijakan, dan akademisi akan berkumpul untuk menganalisis prospek ekonomi dunia secara ekstensif, dengan fokus khusus untuk mengatasi situasi inflasi yang berlaku. Pelaku pasar akan memantau dengan cermat rilis data AS yang akan datang selama seminggu, yaitu Penjualan Rumah dan survei PMI Global S&P awal untuk Agustus bersama dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) Jepang.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
