Nada hawkish Powell terhadap inflasi dan kenaikan suku bunga membuat USD/JPY terkejut dan mengincar pengujian tertinggi tahun ini di 146,56.
Meskipun ada tanda-tanda disinflasi, Powell menegaskan masih ada “jalan panjang” untuk mencapai target The Fed sebesar 2%, sehingga menambah ketidakpastian di pasar.
Powell menyebutkan pertumbuhan yang berada di atas tren dan pasar tenaga kerja yang ketat sebagai katalis potensial untuk kenaikan lebih lanjut dalam Federal Funds Rate, sehingga membuat para pedagang tetap waspada.
USD/JPY menguat setelah tetap berada dalam kisaran yang lazim di sesi perdagangan yang berombak sebelum Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell memberikan pernyataan hawkish, sehingga memungkinkan adanya pengetatan tambahan. USD/JPY bergerak di sekitar 145,70-146,50 karena akan menguji level tertinggi tahun ini (YTD) di 146,56.
Nada hawkish Ketua Federal Reserve Jerome Powell mendorong USD/JPY ke level tertinggi baru sepanjang tahun
Di Jackson Hole, Ketua Fed Powell mengatakan mereka siap melanjutkan siklus pengetatan jika diperlukan. Dia menekankan bahwa bank sentral AS akan bergantung pada data dan bertindak “hati-hati” ketika memutuskan untuk menghentikan sementara atau menaikkan biaya pinjaman.
Mengenai inflasi, katanya, jalan yang harus ditempuh masih panjang, meskipun data bagus selama dua bulan menunjukkan proses disinflasi terus berlanjut menuju sasaran bank sentral AS yaitu target 2%. Powell menambahkan mereka masih tidak yakin mengenai puncak suku bunga netral dan mengakui bahwa kebijakan moneter menghadapi risiko di kedua sisi, yang berarti pengetatan yang berlebihan dan kurang.
Powell menekankan bahwa tren pertumbuhan di atas dan ketatnya pasar tenaga kerja akan menjadi alasan untuk menaikkan Federal Funds Rate (FFR). Dia menambahkan bahwa dia memperkirakan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan Juli sebesar 3,3%, sedangkan PCE inti sebesar 4,3%.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
