PERKIRAAN HARGA EMAS: XAU/USD BERJUANG UNTUK MENGHENTIKAN KERUGIAN TERBARU INI, DIPERDAGANGKAN SEKITAR $1,920

avatar
· 阅读量 110


 

 Harga emas diperdagangkan sideways di tengah kemunduran Dolar AS (USD).

 Meningkatnya imbal hasil Treasury AS dapat memberikan tekanan pada harga Emas.

 Tekanan disinflasi Tiongkok mempengaruhi logam kuning.

 Harga emas diperdagangkan sekitar $1.920 per troy ounce selama jam-jam awal perdagangan di sesi Asia pada hari Senin.  Logam mulia kesulitan untuk bertahan di dekat penutupan mingguan sebelumnya, mengalami sedikit dukungan karena melemahnya Dolar AS (USD).


 Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja Greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, saat ini diperdagangkan di sekitar 104,80 sedikit di bawah puncaknya sejak bulan April.  Namun, imbal hasil Treasury AS naik, sehingga dapat memberikan tekanan pada harga logam kuning.  Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun naik menjadi 4,29%, naik 0,52%.


 Dolar diperkirakan akan tetap kuat, didukung oleh konsistennya aliran data ekonomi positif mengenai kondisi perekonomian AS.  Seperti disebutkan, Klaim Pengangguran Awal AS melaporkan angka 216 ribu pada pekan yang berakhir 2 September, di bawah konsensus pasar sebesar 234 ribu dan angka revisi minggu sebelumnya sebesar 229 ribu.


 Data Indeks Harga Konsumen (CPI) Tiongkok pada bulan Agustus diterbitkan pada hari Sabtu.  Laporan tersebut menunjukkan peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 0,1%, yang merupakan peningkatan dibandingkan angka bulan sebelumnya sebesar -0,3%.  Namun, angka tersebut jauh dari ekspektasi pasar, yang memperkirakan angka 0,2%.  Angka CPI yang relatif lemah ini menunjukkan bahwa tekanan disinflasi masih ada, dan hal ini berpotensi mempengaruhi tekanan penurunan harga Emas.


 Pelaku pasar akan lebih memahami situasi ekonomi Tiongkok sepanjang minggu ini, termasuk tantangan yang harus diatasi oleh pihak berwenang untuk menerapkan langkah-langkah moneter dan fiskal yang diperlukan untuk mempertahankan target Beijing dalam mencapai pertumbuhan PDB sebesar 5% pada tahun ini.


 Selain itu, Federal Reserve (Fed) AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lama.  Selain itu, terdapat antisipasi bahwa The Fed akan menerapkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada akhir tahun 2023. Sikap hawkish dari bank sentral ini dapat memberikan tekanan yang signifikan terhadap harga Emas.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest