NZD/USD melanjutkan penurunannya setelah rilis Ekspektasi Inflasi dari Selandia Baru.
Ekspektasi Inflasi RBNZ (Q1) naik 2,5%, turun dari angka sebelumnya sebesar 2,7%.
Dolar AS menguat menjelang rilis data Inflasi AS yang dijadwalkan.
NZD/USD terus menurun untuk sesi kedua berturut-turut, mendekati 0,6110 selama sesi perdagangan Asia pada hari Selasa. Dolar Selandia Baru (NZD) menghadapi tekanan terhadap Dolar AS (USD), sebagian karena ekspektasi inflasi Kiwi yang lebih rendah pada kuartal pertama. Ekspektasi Inflasi RBNZ (QoQ) meningkat sebesar 2,5%, turun dari angka sebelumnya sebesar 2,7%.
Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr memberikan kesaksian di hadapan Komite Keuangan dan Pengeluaran pada hari Senin, menekankan bahwa inflasi tetap tinggi, mendorong RBNZ untuk mempertahankan suku bunga di 5,5%. Selain itu, Deputi Gubernur RBNZ (Stabilitas Keuangan) Christian Hawkesby menegaskan kembali kekuatan sistem keuangan Selandia Baru, dengan menyatakan bahwa sistem tersebut dapat menahan suku bunga yang tinggi. Lebih lanjut, Menteri Keuangan Selandia Baru Nicola Willis mengumumkan anggaran pemerintah akan diumumkan pada 30 Mei.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
喜欢的话,赞赏支持一下

暂无评论,立马抢沙发