- Harga emas mendapatkan kembali daya tarik positif sebagai reaksi terhadap serangan Iran terhadap Israel pada akhir pekan.
- Sisi atas tetap terbatas di tengah ekspektasi Federal Reserve yang hawkish dan USD yang bullish.
- Penjualan Ritel AS dan Indeks Manufaktur Empire State dicermati untuk mencari dorongan jangka pendek.
Harga emas (XAU/USD) menarik beberapa aksi beli-saat-turun pada hari pertama minggu baru dan menghentikan penurunan retracement dari puncak baru sepanjang masa, di sekitar area $2,431-2,432 yang disentuh pada hari Jumat. Serangan Iran terhadap Israel pada akhir pekan memicu kekhawatiran mengenai eskalasi konflik lebih lanjut di Timur Tengah, yang pada gilirannya menguntungkan logam mulia yang merupakan aset safe-haven tradisional. Selain itu, pergerakan harga Dolar AS (USD) yang lemah dipandang sebagai faktor lain yang memberikan dukungan pada komoditas ini.
Sementara itu, sisi negatif USD masih terbatas di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan menunda penurunan suku bunga akibat inflasi yang masih stabil di AS. Prospek hawkish membuat imbal hasil obligasi Treasury AS tetap tinggi, yang akan terus bertindak sebagai pendorong dolar dan membatasi kenaikan lebih lanjut harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Pedagang sekarang menantikan data makro AS dan pidato anggota Fed untuk mencari beberapa dorongan selama sesi Amerika Utara.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
