- Harga emas melonjak ke puncak tertinggi baru sepanjang masa pada hari Selasa di tengah bias jual USD yang dipicu oleh sikap dovish Fed.
- Ketegangan geopolitik semakin mendorong aliran dana menuju mata uang safe haven XAU/USD.
- Para pelaku pasar berhenti sejenak dan menunggu isyarat lebih lanjut tentang jalur penurunan suku bunga Fed sebelum memasang taruhan baru.
Harga emas (XAU/USD) naik ke rekor tertinggi baru, di kisaran $2.531-2.532 pada hari Selasa di tengah meningkatnya penerimaan bahwa Federal Reserve (Fed) akan segera memulai siklus pelonggaran kebijakannya. Pasar saat ini memperkirakan peluang yang lebih besar untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada bulan September, yang pada gilirannya, mendorong permintaan untuk logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil. Sementara itu, ekspektasi Fed yang dovish terus membebani imbal hasil obligasi Treasury AS dan Dolar AS (USD). Faktanya, Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, menukik ke level terendah baru dalam tujuh bulan dan semakin mendukung komoditas tersebut.
Selain itu, penurunan moderat semalam di pasar ekuitas AS ternyata menjadi faktor lain yang menguntungkan harga Emas sebagai aset safe haven. Meski demikian, optimisme terbaru bahwa ketegangan di Timur Tengah mereda membatasi kenaikan lebih lanjut untuk XAU/USD. Para investor juga tampak enggan dan lebih memilih menunggu penampilan Ketua Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole pada hari Jumat. Hal ini, bersama dengan risalah rapat FOMC bulan Juli, akan menjadi bahan pertimbangan untuk petunjuk tentang jalur kebijakan Fed, yang pada gilirannya akan memainkan peran penting dalam mendorong permintaan USD dalam waktu dekat dan memberikan dorongan yang berarti bagi logam mulia.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发