EMAS MUNDUR DARI MENDEKATI REKOR TERTINGGI KARENA TUMBUHNYA SPEKULASI PEMOTONGAN SUKU BUNGA FED

avatar
· 阅读量 148



  • Emas jatuh setelah gagal menembus level resistensi $2.531, ditutup pada $2.493 karena spekulasi penurunan suku bunga Fed meningkat.
  • Data Nonfarm Payrolls AS meleset dari perkiraan, tetapi angka yang membaik dan meningkatnya pendapatan per jam memicu ketidakpastian atas pemotongan sebesar 25 atau 50 bps.
  • Meskipun imbal hasil Treasury turun, Indeks Dolar AS pulih di atas 101,00, sehingga menekan harga Emas lebih jauh.

Emas merosot setelah gagal menguji level tertinggi sepanjang masa di $2.531 dan turun lebih dari 0,80% di akhir sesi Amerika Utara. Data ekonomi AS menimbulkan keraguan atas pemangkasan suku bunga sebesar 50 atau 25 basis poin (bps) oleh Federal Reserve (Fed) pada pertemuan bulan September. XAU/USD diperdagangkan pada $2.493 setelah mencapai level tertinggi di $2.529.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengungkapkan bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) pada bulan Agustus tidak mencapai estimasi mereka tetapi membaik dibandingkan dengan angka yang direvisi turun pada bulan Juli. Jika mencermati laporan tersebut, Tingkat Pengangguran menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya, sementara Penghasilan Rata-rata Per Jam meningkat.

Menurut data, probabilitas suku bunga Fed berfluktuasi tajam. Berdasarkan data CME FedWatch Tool, pada suatu titik, para pedagang memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 50 bps dengan peluang naik hingga 70%. Meskipun demikian, saat keadaan mulai tenang, para pelaku pasar memperkirakan bahwa penurunan suku bunga sebesar 25 bps lebih mungkin terjadi karena peluangnya naik hingga 73%, sedangkan untuk penurunan suku bunga sebesar 50 bps, peluangnya turun menjadi 27%.

Sementara itu, para pembuat kebijakan Fed menyampaikan berita tersebut. Presiden Fed New York John Williams mengatakan bahwa penurunan suku bunga segera akan membantu menjaga keseimbangan pasar tenaga kerja. Gubernur Fed Christopher Waller menggemakan beberapa komentarnya dalam pidatonya di Universitas Notre Dame. Ia mengatakan, "Waktunya telah tiba" untuk mulai melonggarkan kebijakan dan mengungkapkan bahwa ia terbuka terhadap pelonggaran dalam skala berapa pun.



风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest