MINYAK MENTAH TURUN LEBIH DARI 8% PADA BULAN SEPTEMBER

avatar
· 阅读量 147


  • Minyak Mentah berada di dekat titik terendah tahunan setelah tidak mampu bangkit secara signifikan lebih tinggi pada hari Senin.
  • Pasar kesulitan mencerna laporan OPEC yang mungkin terlalu optimis terhadap permintaan tahun 2025.
  • Indeks Dolar AS diperdagangkan di bawah 101,50 setelah Kamala Harris dinyatakan menang dalam debat presiden semalam.

Harga minyak mentah melonjak mendekati 1,5% dan pulih di atas $66,80 pada hari Rabu. Hari perdagangan yang positif sangat disambut baik untuk komoditas yang sangat terpukul ini, yang pada satu titik mengalami kerugian hampir 10% untuk bulan September dan mencapai level terendah sejak 4 Mei 2023, pada hari Selasa. Penurunan ke $64,75 terjadi setelah laporan bulanan terbaru Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menunjukkan pada hari Selasa bahwa OPEC sangat positif terhadap perkiraan permintaannya dan menyebutkan bahwa hanya beberapa ribu barel pengurangan per hari akan cukup untuk membatasi kelebihan pasokan dan memenuhi permintaan yang diperkirakan.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang mata uang, melemah sejak Wakil Presiden Kamala Harris dinobatkan sebagai pemenang dalam debat presiden semalam melawan mantan Presiden AS Donald Trump. Namun, fokus beralih ke rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Agustus. Angka tersebut sangat penting, karena pasar masih belum yakin apakah akan melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 atau 50 basis poin dari Federal Reserve (Fed) AS minggu depan.


风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest