PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) meraup dana segar Rp6,88 triliun dari hasil penjualan saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO). Hal itu dilakukan melalui anak usahanya, PT Megapratama Karya Persada, yang menjual sebagian saham SILO dalam penawaran tender sukarela yang dilakukan Sight Investment Company Pte Ltd. Pasca transaksi tersebut, Megapratama masih memegang 20,6% saham SILO. Transaksi tersebut membuat kas LPKR bertambah Rp6,88 triliun. Di sisi lain, aset tidak lancar berupa penyertaan pada entitas asosiasi berkurang Rp6,35 triliun. Penawaran tender sukarela Sight Investment melibatkan 5,85 miliar saham SILO dengan harga Rp2.850 per saham, dengan total nilai transaksi Rp16,68 triliun. Pasca akuisisi tersebut, kepemilikan Sight Investment di Siloam meningkat dari 10,4% menjadi 55,4%, sehingga menjadi pemegang saham pengendali baru.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
