- Emas melemah setelah pergerakan tren naik yang kuat mencapai titik tertinggi baru di $2.685 minggu lalu.
- Reli saham Tiongkok dan membaiknya prospek pasar properti mengalihkan modal dari tempat berlindung yang aman.
- Secara teknis, XAU/USD terancam keluar dari wilayah jenuh beli, yang menandakan kemunduran yang lebih dalam dapat terjadi.
Emas (XAU/USD) melemah dan diperdagangkan pada kisaran $2.650 per troy ounce pada hari Senin, karena para pedagang mengambil untung setelah kenaikan hampir 1,4% minggu lalu ke level tertinggi baru sepanjang masa. Kenaikan bersejarah pada saham-saham Tiongkok, yang menyebabkan indeks acuan CSI 300 naik lebih dari 7,50% selama sesi Asia pada hari Senin saja, serta prospek yang lebih cerah untuk pasar properti Tiongkok karena turunnya suku bunga hipotek mengalihkan modal dari Emas sebagai aset yang aman.
Pedagang emas telah mengikuti gelombang yang dimulai setelah pergeseran seismik di AS, di mana Federal Reserve (Fed) memilih untuk memangkas suku bunga sebesar 0,50% pada pertemuan mereka di bulan September, yang menurunkan biaya peluang untuk memegang logam mulia. Namun, data AS yang lebih baik dari perkiraan sejak saat itu telah sedikit menurunkan peluang Fed untuk melakukan pemangkasan suku bunga agresif sebesar 50 basis poin (bps) pada bulan November, meskipun peluang terjadinya skenario ini masih tetap di atas 50%, menurut alat CME FedWatch.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
