Rupiah Melemah di Pembukaan, Pasar Menanti Rilis Data BI dan The Fed

avatar
· 阅读量 1,228

Rupiah Melemah di Pembukaan, Pasar Menanti Rilis Data BI dan The Fed

Nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp16.692 per dolar AS pada Rabu (10/12) pagi, melemah 16 poin atau 0,10 persen dibanding penutupan sebelumnya.

Pergerakan mata uang Asia pagi ini bervariasi. Yen Jepang naik 0,11 persen, yuan China menguat tipis 0,01 persen, peso Filipina naik 0,05 persen, sementara baht Thailand dan won Korea Selatan masing-masing turun 0,02 persen. Dolar Singapura tercatat menguat 0,03 persen, sedangkan dolar Hong Kong bergerak datar.


Sementara itu, mata uang utama negara-negara maju kompak terkoreksi. Euro turun 0,02 persen, poundsterling melemah 0,07 persen, dan franc Swiss tergelincir 0,05 persen. Dolar Australia juga turun 0,14 persen, diikuti dolar Kanada yang melemah 0,07 persen.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan rupiah dipengaruhi data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan.


“Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang menguat setelah rilis data tenaga kerja JOLTs. Tapi tekanan kemungkinan terbatas karena investor masih menunggu rilis penjualan ritel Indonesia dan tentu saja hasil FOMC malam ini,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Lukman memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.600 hingga Rp16.700 per dolar AS.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest