
USD/CAD kehilangan keuntungan terbarunya yang tercatat di sesi sebelumnya, diperdagangkan sekitar 1,3580 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan mata uang ini terdepresiasi karena Dolar Kanada (CAD) yang terkait dengan komoditas mendapatkan dukungan setelah penutupan efektif Selat Hormuz menyoroti Kanada sebagai pemasok energi yang dapat diandalkan bagi Amerika Serikat di tengah konflik Iran. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan kenaikannya untuk sesi ketiga berturut-turut, diperdagangkan sekitar $91,60 pada saat berita ini ditulis. Harga minyak naik seiring dengan prospek perang Iran yang berkepanjangan mengalahkan pelepasan cadangan minyak yang terkoordinasi oleh ekonomi besar. Pasar juga menganggap pelepasan minyak darurat tersebut tidak memadai meskipun IEA setuju untuk melakukan pelepasan terbesar dalam sejarah sebesar 400 juta barel minyak. Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah meluncurkan operasi bersama dengan Hezbollah Lebanon terhadap target di Israel, Yordania, dan Arab Saudi. Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan pada hari Kamis bahwa Iran telah menargetkan tangki bahan bakar di sebuah fasilitas di Provinsi Muharraq, salah satu dari empat wilayah administratif Bahrain.
Namun, penurunan pasangan USD/CAD dapat dibatasi karena Dolar AS (USD) tetap lebih kuat, seiring dengan lonjakan harga energi yang meningkatkan risiko inflasi dan mengurangi kemungkinan pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Februari yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan inflasi naik 0,3% secara bulanan (MoM) dan 2,4% secara tahunan (YoY), sebagian besar sejalan dengan ekspektasi pasar. IHK inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, meningkat 0,2% MoM dan 2,5% YoY. Angka inflasi yang relatif stabil mengurangi kekhawatiran akan lonjakan mendadak dalam tekanan harga dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga stabil dalam waktu dekat. Para analis mencatat bahwa laporan IHK terbaru belum sepenuhnya mencerminkan lonjakan harga minyak baru-baru ini yang disebabkan oleh perkembangan geopolitik. Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS akan diamati pada hari Jumat.
Sumber : fxstreet.com
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
