
Jakarta, 13 Mei 2026 – PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange/JFX) bersama Cyber University menyelenggarakan talkshow bertajuk “Membangun Ekosistem Trading yang Transparan, Aman, dan Berintegritas di Era Digital.”
Kegiatan ini membahas berbagai tantangan dan perkembangan industri perdagangan berjangka di era digital, mulai dari transparansi pasar, perkembangan artificial intelligence (AI), keamanan sistem digital, hingga meningkatnya risiko cyber attack dalam industri keuangan dan perdagangan elektronik.
Talkshow menghadirkan Direktur PT Bursa Berjangka Jakarta, Nuly Nazlia, Head of Research & Business Development PT Bursa Berjangka Jakarta, Aviyanto Kusuma, serta Senior Business Analyst PT Bursa Berjangka Jakarta, Reviana Visca.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber membahas pentingnya membangun ekosistem trading yang tidak hanya berorientasi pada teknologi dan efisiensi, tetapi juga mengedepankan transparansi, tata kelola, keamanan data, serta perlindungan terhadap pengguna di tengah perkembangan digital yang semakin cepat.
Selain itu, mahasiswa juga diajak memahami bagaimana sistem perdagangan berjangka bekerja, mulai dari peran bursa, proses kliring, hingga pentingnya manajemen risiko dan literasi digital dalam menghadapi dinamika pasar modern.
Direktur PT Bursa Berjangka Jakarta, Nuly Nazlia, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital membawa peluang besar bagi industri keuangan, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru yang perlu diantisipasi bersama.
“Di era digital saat ini, transparansi dan keamanan sistem menjadi aspek yang sangat penting dalam membangun kepercayaan pasar. Oleh karena itu, literasi mengenai ekosistem perdagangan berjangka dan pemahaman terhadap risiko digital perlu terus diperkuat, khususnya bagi generasi muda,” ujar Nuly.
Sebagai bagian dari infrastruktur pasar keuangan Indonesia, Bursa Berjangka Jakarta (JFX) terus berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem perdagangan yang transparan, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan, JFX berharap dapat memperluas literasi publik mengenai industri perdagangan berjangka sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang lebih kritis, adaptif, dan memahami pentingnya keamanan serta integritas dalam sistem keuangan digital.
Tentang Jakarta Futures Exchange (JFX)
Jakarta Futures Exchange (JFX) adalah bursa berjangka pertama dan terbesar di Indonesia, didirikan pada 19 Agustus 1999, dengan tujuan menyediakan sarana lindung nilai yang efisien serta mendukung pengembangan perdagangan derivatif dan komoditas secara transparan dan terintegrasi.
JFX menyediakan sistem perdagangan elektronik berbasis mekanisme penawaran dan permintaan yang transparan serta didukung tata kelola dan manajemen risiko yang kuat. Melalui inovasi berkelanjutan dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, JFX berkomitmen memperkuat stabilitas serta daya saing pasar keuangan dan komoditas Indonesia.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。