Rupiah Terpuruk ke Rp18.016 per Dolar AS, Cetak Rekor Terendah Baru

avatar
· 阅读量 2,199

Rupiah Terpuruk ke Rp18.016 per Dolar AS, Cetak Rekor Terendah Baru

Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Kamis (4/6) pagi dan mencatat level terendah baru terhadap dolar Amerika Serikat. Mata uang Garuda dibuka di posisi Rp18.016 per dolar AS, melemah 49 poin atau sekitar 0,27 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.966 per dolar AS.

Dengan pencapaian tersebut, rupiah kembali mencetak rekor pelemahan baru dan untuk pertama kalinya bergerak di atas level Rp18.000 per dolar AS.

Di kawasan Asia, mayoritas mata uang justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS. Yuan China naik 0,05 persen, peso Filipina menguat 0,23 persen, dolar Singapura bertambah 0,03 persen, yen Jepang naik 0,11 persen, won Korea Selatan menguat 0,35 persen, dan dolar Hong Kong terapresiasi 0,03 persen.

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang Asia yang berada di zona merah dengan pelemahan sekitar 0,25 persen terhadap dolar AS.

Pergerakan mata uang negara maju juga cenderung beragam. Euro menguat 0,10 persen, poundsterling Inggris naik 0,05 persen, dan franc Swiss menguat 0,18 persen. Di sisi lain, dolar Australia terkoreksi tipis 0,01 persen, sedangkan dolar Kanada bergerak relatif stabil.

Menurut analis mata uang dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi oleh menguatnya dolar AS yang mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Selain faktor geopolitik, data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan turut memperkuat posisi dolar AS. Data ketenagakerjaan ADP serta indeks sektor jasa ISM menunjukkan kondisi ekonomi AS yang masih solid, sehingga meningkatkan daya tarik dolar di pasar global.

Di dalam negeri, sentimen pasar juga dinilai belum cukup kuat untuk menopang pergerakan rupiah. Faktor domestik yang masih kurang kondusif membuat tekanan terhadap mata uang Garuda semakin besar.

Meski demikian, Lukman menilai Bank Indonesia berpotensi meningkatkan intensitas intervensi di pasar apabila pelemahan rupiah terus berlanjut. Langkah tersebut dinilai penting mengingat rupiah telah memasuki level psikologis baru yang dapat memengaruhi sentimen pasar dan ekspektasi pelaku ekonomi.

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS, dengan arah pergerakan yang masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik global, data ekonomi Amerika Serikat, serta respons kebijakan dari Bank Indonesia.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 4
avatar
Cepet bgt..
avatar
OMGG
avatar
tolong tolong kendalikan
avatar
pusing batt

-THE END-

  • tradingContest