Menjelang Keputusan The Fed, Dolar AS Masih Tertekan. Euro dan Dolar Kanada Mulai Menguat

avatar
· 阅读量 16,271

BREAKING • PASAR FOREX

Pasar Forex Bergerak Hati-Hati Jelang Keputusan FOMC

Pasar forex bergerak dengan hati-hati menjelang pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat. The Fed akan mengumumkan suku bunga pada Kamis, 30 Juli pukul 01.00 pagi. Walaupun mayoritas pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga, ketidakpastian mengenai langkah selanjutnya membuat pergerakan mata uang utama semakin dinamis.

Di tengah pelemahan sementara Dolar AS, Euro (EUR) dan Dolar Kanada (CAD) berhasil menguat. Namun, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak masih berpotensi mengubah arah pasar dalam waktu singkat.

🕐 Kamis, 30 Juli · 01:00
Waktu pengumuman suku bunga The Fed (FOMC)


Pasar Masih Memperkirakan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Walaupun keputusan kali ini diperkirakan mempertahankan suku bunga di kisaran 3.75%, investor belum sepenuhnya yakin siklus pengetatan telah berakhir.

Saat ini pasar memperkirakan:

Peluang kenaikan suku bunga dalam waktu dekat30,5%
Peluang kenaikan suku bunga pada September76,6%

Angka tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar masih melihat risiko inflasi yang cukup tinggi sehingga The Fed kemungkinan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama.


Euro Menguat Berkat Pelemahan Dolar AS

Pasangan EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1.1390, mencatat kenaikan selama dua hari berturut-turut. Penguatan euro terutama dipicu oleh pelemahan Dolar AS karena investor memilih menunggu hasil rapat The Fed sebelum mengambil posisi baru.

Selain itu, pasar masih memperkirakan Bank Sentral Eropa (ECB) berpotensi menaikkan suku bunga pada September. Sinyal tersebut muncul setelah ECB sebelumnya mempertahankan suku bunga di 2,25%, namun menegaskan bahwa inflasi akibat kenaikan harga energi masih menjadi risiko utama bagi kawasan euro. Harapan kenaikan suku bunga ECB memberikan dukungan tambahan bagi euro dibandingkan dolar.


Harga Minyak Menguat, Dolar Kanada Ikut Diuntungkan

Kenaikan harga minyak memberikan dukungan bagi Dolar Kanada (CAD) karena Kanada merupakan salah satu eksportir minyak terbesar dunia. Akibatnya, pasangan USD/CAD tetap berada di bawah tekanan dan bergerak di sekitar 1.4100, meskipun dolar AS masih memperoleh dukungan sebagai aset safe haven.

Dengan kata lain, CAD saat ini memperoleh dua pengaruh yang saling bertolak belakang:

  • Harga minyak yang naik mendukung penguatan CAD.
  • Ketidakpastian global meningkatkan permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset aman.

Karena itu, pergerakan USD/CAD diperkirakan masih akan sangat bergantung pada hasil rapat The Fed dan perkembangan konflik di Timur Tengah.


Indeks Dolar (DXY) Masih Bertahan di Dekat Level Tertinggi Bulanan

Indeks Dolar AS (DXY) bergerak datar di bawah 101.50. Meskipun mengalami tekanan menjelang keputusan FOMC, indeks ini masih berada dekat level tertinggi lebih dari satu bulan.

Beberapa faktor yang menopang dolar antara lain:

  • Statusnya sebagai aset safe haven saat risiko geopolitik meningkat.
  • Kenaikan harga minyak yang berpotensi kembali mendorong inflasi AS.
  • Ekspektasi bahwa The Fed masih memiliki peluang menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Selama ketiga faktor tersebut masih bertahan, ruang pelemahan dolar diperkirakan tetap terbatas.

⚠ RISIKO GEOPOLITIK

Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah terjadi serangan rudal dari IRGC Iran ke pangkalan militer AS di Yordania. Serangan tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan AS, namun memicu operasi balasan militer Amerika terhadap kelompok yang didukung Iran di Irak.

Presiden Donald Trump juga kembali memperingatkan bahwa AS siap melancarkan aksi militer lebih lanjut apabila upaya diplomasi gagal menghentikan konflik. Eskalasi ini meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global dan mendorong harga minyak kembali naik.


Apa Dampaknya bagi Trader Forex?

Keputusan The Fed kali ini diperkirakan menjadi pemicu volatilitas terbesar di pasar forex dalam pekan ini. Beberapa pasangan mata uang yang perlu diperhatikan antara lain:

EUR/USD — Berpotensi melanjutkan kenaikan jika The Fed terdengar lebih dovish dari perkiraan.
USD/CAD — Akan dipengaruhi kombinasi hasil FOMC dan pergerakan harga minyak.
DXY (Indeks Dolar) — Berpotensi menguat kembali apabila The Fed memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga masih mungkin dilakukan pada September.

Bagi trader, bukan hanya keputusan suku bunga yang penting, tetapi juga pernyataan Ketua The Fed serta proyeksi kebijakan ke depan. Nada yang lebih hawkish atau dovish dapat memicu pergerakan besar pada dolar, euro, emas, hingga harga minyak dalam waktu singkat.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 7
avatar
Waduh jam 1 lagi ntar malem.. gas ga tidur nunggu fed rate
avatar
Nungguin XAU pasti mantep
avatar
Nungguin ntar malem
avatar
Udh keluar guys tetep ratenya
avatar
Jgn naik lah ntr rupiah turun lg
avatar
Begadang deh
avatar
Jangan lupa kecilin lot sebelum news yee

-THE END-

  • tradingContest