- Gangguan pasokan energi global dinilai masih membayangi pergerakan rupiah terhadap dolar AS.
- Cadangan minyak mentah Indonesia yang relatif rendah meningkatkan risiko kekurangan bahan bakar.
- Pasokan minyak Rusia dan langkah stabilisasi Bank Indonesia menjadi penopang bagi rupiah.
Ipotnews - Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), seiring berlanjutnya gangguan pasokan energi global yang meningkatkan risiko kekurangan bahan bakar di Indonesia.
Analis mata uang senior MUFG Bank, Lloyd Chan, mengatakan kerentanan Indonesia terhadap gejolak energi global meningkat karena cadangan minyak mentah domestik yang relatif rendah. Kondisi tersebut terutama disebabkan keterbatasan kapasitas penyimpanan energi di dalam negeri.
"Kerentanan Indonesia meningkat akibat buffer persediaan minyak mentah yang relatif rendah, sebagian besar karena keterbatasan kapasitas penyimpanan," ujar Chan dalam risetnya.
Meski demikian, Indonesia disebut telah memperoleh pasokan minyak dari Rusia hingga 150 juta barel. Langkah tersebut dinilai dapat membantu memperkuat cadangan energi nasional dan mengurangi risiko gangguan pasokan bahan bakar.
Selain itu, Bank Indonesia juga dinilai tetap proaktif dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih tinggi.
Berdasarkan data LSEG , dolar AS ditutup menguat 0,3% ke level Rp17.405 pada perdagangan Senin (11/5).
Sumber : Admin
作者:indopremier_id,文章来源indopremier_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
喜欢的话,赞赏支持一下

暂无评论,立马抢沙发