Nilai tukar rupiah akhirnya tembus area 17.500 per dolar AS dan jadi perhatian besar market domestik. Tekanan datang dari penguatan USD global, capital outflow, dan kekhawatiran geopolitik dunia yang belum reda.
Buat trader forex, kondisi seperti ini bikin pair berbasis USD makin aktif. Tapi buat ekonomi domestik, rupiah lemah juga bisa bikin tekanan impor dan inflasi meningkat.
Menurut kalian rupiah masih bisa lanjut melemah?
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。


-THE END-